PENERAPAN MODEL VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE (VCT) BERBANTUAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR

Safitri, Riska Julia (2025) PENERAPAN MODEL VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE (VCT) BERBANTUAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR. S1 thesis, Universitas PGRI Madiun.

[img] Text
Halaman Depan.pdf

Download (440kB)
[img] Text
Abstrak.pdf

Download (216kB)
[img] Text
BAB 1.pdf

Download (274kB)
[img] Text
BAB 2.pdf

Download (361kB)
[img] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (352kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (368kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 5.pdf

Download (253kB)
[img] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (255kB)
[img] Text
Lampiran-Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Pembelajaran IPAS di sekolah dasar masih menggunakan metode ceramah dengan pembelajaran berpusat pada guru dengan guru memberikan penjelasan kemudian siswa mengerjakan tugas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar kognitif siswa pada mata pelajaran IPAS materi seperti apakah budaya daerahku melalui penerapan model Value Clarification Technique (VCT) berbantuan media pembelajaran interaktif. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar kognitif siswa yang disebabkan oleh kurangnya variasi model dan media pembelajaran. Model dan media dapat mewujudkan pembelajaran yang lebih aktif dan menyenangkan. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan subjek penelitian siswa kelas V di SDN Gunungsari yang hasil belajar kognitifnya masih rendah berjumlah 13 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi observasi, tes dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa melalui model Value Clarification Technique (VCT) berbantuan mediapembelajaran interaktif di sekolah dasar. Pada pra siklus nilai rata-rata siswa adalah 61,61 dengan persentase ketuntasan 38%. Pada siklus I rata-rata nilai IPAS siswa adalah 63,46 dengan persentase ketuntasan 54%. Pada siklus II rata-rata nilai IPAS adalah 82,30 dengan persentase 92%, Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model VCT yang dipadukan dengan media interaktif mampu meningkatkan partisipasi dan hasil belajar kognitif siswa. Media pembelajaran interaktif terbukti membuat pembelajaran lebih menarik, interaktif, dan mudah dipahami siswa. Dengan demikian, penggunaan model VCT berbantuan media pembelajaran interaktif efektif untuk meningkatkan hasil belajar kognitif siswa kelas V pada materi budaya daerah.

Item Type: Thesis/Skripsi/Tugas Akhir (S1)
Kata Kunci: Value Clarification Technique (VCT); Media Pembelajaran Interaktif; Hasil Belajar Kognitif
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education
L Education > LC Special aspects of education
Depositing User: SAFITRI JULIA RISKA
Date Deposited: 31 Jul 2025 03:39
Last Modified: 31 Jul 2025 03:39
URI: http://eprint.unipma.ac.id/id/eprint/3487

Actions (login required)

View Item View Item