ANALISIS PERBEDAAN KANDUNGAN METABOLIT SEKUNDER PADA BUNGA TELANG (Clitoria ternatea L.) DARI TIGA LOKASI TUMBUH BERBEDA DI JAWA

Putra, Andicka Dwi Buana (2026) ANALISIS PERBEDAAN KANDUNGAN METABOLIT SEKUNDER PADA BUNGA TELANG (Clitoria ternatea L.) DARI TIGA LOKASI TUMBUH BERBEDA DI JAWA. S1 thesis, Universitas PGRI Madiun.

[img] Text
Cover.pdf

Download (660kB)
[img] Text
abstrak.pdf

Download (263kB)
[img] Text
bab 1.pdf

Download (287kB)
[img] Text
bab 2.pdf

Download (468kB)
[img] Text
bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (286kB)
[img] Text
bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (252kB)
[img] Text
bab 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (655kB)
[img] Text
bab 6.pdf

Download (268kB)
[img] Text
daftar pustaka.pdf

Download (277kB)
[img] Text
lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Bunga telang (Clitoria ternatea L.) dikenal sebagai tanaman herbal yang mengandung beragam senyawa metabolit sekunder, antara lain flavonoid, antosianin, alkaloid, serta senyawa fenolik yang berpotensi memberikan berbagai aktivitas biologis. Variasi kondisi lingkungan pada lokasi tumbuh diperkirakan berpengaruh terhadap proses biosintesis metabolit sehingga dapat menyebabkan perbedaan komposisi metabolit antarwilayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perbedaan profil metabolit sekunder bunga telang yang berasal dari Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat menggunakan pendekatan metabolomik untargeted.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Profil metabolit dianalisis menggunakan instrumen UPLC-QTOF-MS/MS, kemudian data hasil analisis diproses melalui perangkat lunak MetaboAnalyst menggunakan metode Principal Component Analysis (PCA), Heatmap, Hierarchical Cluster Analysis (HCA), dan Partial Least Squares Discriminant Analysis (PLS-DA) untuk mengevaluasi pola perbedaan metabolit berdasarkan lokasi tumbuh.Hasil penelitian menunjukkan bahwa bunga telang dari ketiga wilayah memiliki karakteristik profil metabolit yang berbeda. Sebanyak 69 senyawa berhasil diidentifikasi secara putatif, yang terdiri atas 36 metabolit sekunder, 16 metabolit primer, 12 senyawa hasil putative identification yang belum dapat dipastikan identitasnya, serta 5 senyawa sintetik. Analisis kemometrik melalui PCA, Heatmap, HCA, dan PLS-DA memperlihatkan adanya pengelompokan sampel sesuai asal geografis sekaligus mengidentifikasi senyawa-senyawa yang berkontribusi dalam membedakan masing-masing kelompok. Variasi profil metabolit tersebut diduga berkaitan dengan perbedaan karakteristik lingkungan pada setiap lokasi tumbuh.

Item Type: Thesis/Skripsi/Tugas Akhir (S1)
Kata Kunci: Clitoria ternatea L., butterfly pea, secondary metabolites, metabolomics, UPLC-QTOF-MS/MS, PCA.
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan dan Sains > Farmasi
Depositing User: BUANA DWI ANDICKA
Date Deposited: 27 Aug 2026 04:25
Last Modified: 27 Aug 2026 04:25
URI: http://eprint.unipma.ac.id/id/eprint/8832

Actions (login required)

View Item View Item