Putra, Hutomo Mandala (2026) Eksplorasi Mekanisme Molekuler Solanum nigrum Terhadap Jalur Laktasi Berbasis Network Pharmacology dan Molecular Docking. S1 thesis, Universitas PGRI Madiun.
|
Text
Cover sampai Sebelum Abstrak.pdf Download (605kB) |
|
|
Text
Abstrak.pdf Download (178kB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (224kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf Download (275kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (275kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 5.pdf Download (202kB) |
|
|
Text
Dapus.pdf Download (256kB) |
|
|
Text
Lampiran Skripsi Hutomo Mandala Putra.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Laktasi merupakan proses fisiologis yang keberlangsungannya dipengaruhi oleh regulasi hormonal dan keterlibatan berbagai jalur molekuler. Oleh karena itu, pemanfaatan bahan alam sebagai kandidat agen laktogenik perlu didukung oleh penjelasan mekanisme kerja yang memadai. Penelitian ini bertujuan menentukan profil senyawa fitokimia dalam ekstrak daun ranti (Solanum nigrum), menjelaskan mekanisme kerja senyawa tersebut terhadap target molekuler yang berkaitan dengan aktivitas laktogenik, serta mengevaluasi interaksi antara senyawa kandidat dan protein target melalui pendekatan in silico. Penelitian dilaksanakan menggunakan desain kuantitatif berbasis komputasi dengan mengintegrasikan analisis LC-HRMS, Principal Component Analysis, penapisan bioaktivitas, prediksi toksisitas dan drug-likeness, network pharmacology, serta simulasi molecular docking menggunakan AutoDock 4.2.6. Analisis LC-HRMS menghasilkan lebih dari 150 sinyal kromatografik yang selanjutnya dianotasi menjadi 29 metabolit teridentifikasi maupun tentatif. Tahap seleksi lanjutan memperoleh enam metabolit yang berpotensi sebagai kandidat laktogenik, yaitu Methionine Sulfoxide, Indole, Scopoletin, Isorhamnetin-3-O-glucoside, Kaempferol, dan Linolenic Acid. Analisis network pharmacology menunjukkan adanya 17 common targets, dengan JAK2 dan ESR1 sebagai hub genes utama. Empat protein prioritas yang dianalisis melalui simulasi molecular docking meliputi JAK2, ESR1, PGR, dan EGFR. Isorhamnetin-3-O-glucoside memperlihatkan afinitas ikatan yang paling potensial terhadap JAK2 sebesar -11,3 kcal/mol dan EGFR sebesar -9,8 kcal/mol, serta menghasilkan nilai yang kompetitif terhadap ESR1 sebesar -8,6 kcal/mol. Hasil tersebut mengindikasikan bahwa Solanum nigrum berpotensi memodulasi jalur prolaktin dan estrogen melalui mekanisme multi-target. Temuan penelitian ini dapat menjadi landasan ilmiah awal bagi pengembangan dan validasi lebih lanjut terhadap kandidat laktogenik berbasis Solanum nigrum.
| Item Type: | Thesis/Skripsi/Tugas Akhir (S1) |
|---|---|
| Kata Kunci: | Solanum nigrum; laktasi; network pharmacology; molecular docking; Isorhamnetin-3-O-glucoside. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RG Gynecology and obstetrics R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology R Medicine > RV Botanic, Thomsonian, and eclectic medicine |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan dan Sains > Farmasi |
| Depositing User: | PUTRA MANDALA HUTOMO |
| Date Deposited: | 22 Aug 2026 03:01 |
| Last Modified: | 22 Aug 2026 03:01 |
| URI: | http://eprint.unipma.ac.id/id/eprint/8831 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
