Asmoro, Restu Widy (2026) FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SISWA TIDAK MELANJUTKAN PENDIDIKAN MENEGAH ATAS. (STUDI KASUS DI DESA BOBOL KEC.SEKAR KAB.BOJONEGORO). S1 thesis, UNIVERSITAS PGRI MADIUN.
|
Text
HAAMAN DEPAN R-.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
abtrak skripsi restu 1.pdf Download (146kB) |
|
|
Text
bab 1 skripsi restu.pdf Download (366kB) |
|
|
Text
bab 2 skripsi restu.pdf Download (264kB) |
|
|
Text
bab 3 skripsi restu.pdf Restricted to Repository staff only Download (339kB) | Request a copy |
|
|
Text
bab 4 skripsi restu.pdf Restricted to Repository staff only Download (924kB) | Request a copy |
|
|
Text
bab 5 skripsi restu.pdf Restricted to Repository staff only Download (356kB) | Request a copy |
|
|
Text
lampiran skripsi restu.pdf Restricted to Repository staff only Download (869kB) | Request a copy |
|
|
Text
bab 6 skripsi restu fiks.pdf Download (260kB) |
|
|
Text
dapus skripsi restu.pdf Download (266kB) |
Abstract
ABSTRAK Restu Widy Asmoro. 2026. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Siswa Tidak Melanjutkan Pendidikan Menengah Atas (Studi Kasus di Desa Bobol Kec. Sekar Kab. Bojonegoro). Skripsi. Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas PGRI Madiun. Pembimbing: (I) Drs. Budiyono, M.Si., (II) Dr. Maya Kartika Sari, S.Pd., M.Pd. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka kelulusan siswa SMP di Desa Bobol,Kabupaten Bojonegoro yang tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA/sederajat, di mana tercatat lonjakan dari 33,33% pada tahun 2024 menjadi 62,5% pada tahun 2025. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis alasan siswa lulusan SMP tidak melanjutkan sekolah, mengidentifikasi penyebab dari aspek kondisi orang tua, serta membedah faktor dominan yang mempengaruhi keputusan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus. Sumber data diperoleh melalui teknik purposive sampling yang melibatkan informan kunci dari pihak sekolah, pemerintahan desa, orang tua, dan anak putus sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang menengah atas dipengaruhi oleh tiga faktor utama, yaitu: (1) faktor ekonomi berupa pendapatan orang tua yang mayoritas bekerja sebagai buruh tani (2) faktor sosial budaya berupa adanya normalisasi lingkungan terhadap anak putus sekolah dan tingginya kasus pernikahan dini (3) lemahnya motivasi afektif orang tua dengan hambatan geografis berupa jarak sekolah yang jauh. Hasil penelitian menyimpulkan keputusan tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang menengah atas. faktor ekonomi pendapatan orang tua yang mayoritas bekerja sebagai buruh tani tumpang sari Perhutani (KHDPK) dengan penghasilan tidak menentu, sehingga memicu anak terpaksa dialihkan fungsinya menjadi tenaga ekonomi keluarga, faktor sosial budaya terjadinya perubahan moral terhadap anak putus sekolah didukung orang tua prinsip tradisional "yang penting kumpul", faktor agensi remaja pengaruh teman sebaya, kendala geografis berupa jarak tempuh ke SMA yang jauh. Kata kunci: Putus Sekolah, Melanjutkan ke Pendidikan Menengah Atas
| Item Type: | Thesis/Skripsi/Tugas Akhir (S1) |
|---|---|
| Kata Kunci: | Putus Sekolah, Melanjutkan ke Pendidikan Menengah Atas |
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan |
| Depositing User: | ASMORO WIDY RESTU |
| Date Deposited: | 28 Jul 2026 03:29 |
| Last Modified: | 28 Jul 2026 03:29 |
| URI: | http://eprint.unipma.ac.id/id/eprint/8139 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
