IMPLEMENTASI NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS VI SDN MOROSARI KECAMATAN SUKOREJO KABUPATEN PONOROGO

Pravitasari, Yunita (2025) IMPLEMENTASI NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS VI SDN MOROSARI KECAMATAN SUKOREJO KABUPATEN PONOROGO. S2 thesis, Universitas PGRI Madiun.

[img] Text
Cover - Tenan.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Abstrak.pdf

Download (123kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (70kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (119kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (69kB)
[img] Text
BAB IV- YUNITA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (134kB)
[img] Text
BAB V - YUNITA P.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (42kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (82kB)
[img] Text
Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (132kB)

Abstract

Yunita Pravitasari. 2025. Implementasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Di Kelas VI SDN Morosari Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo. Tesis. Program Studi Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Sekolah Pascasarjana, Universitas PGRI Madiun. Pembimbing (I) Dr. Dwi Setyadi, M.M. (II) Dr. Dwi Rohman Soleh, S.S., M.Pd. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi nilai-nilai kearifan lokal dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas VI SDN Morosari Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo, mengidentifikasi bentuk-bentuk kearifan lokal yang diterapkan, serta menganalisis manfaat dari penerapan nilai-nilai tersebut dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru Bahasa Indonesia, siswa kelas VI sebanyak 13 orang, serta kepala sekolah sebagai informan pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai kearifan lokal dilakukan melalui integrasi cerita rakyat Ponorogo, penggunaan ungkapan dan peribahasa lokal, serta pemanfaatan tradisi budaya seperti Reyog dan sedekah bumi dalam materi ajar Bahasa Indonesia. Kearifan lokal yang diterapkan antara lain Legenda Reyog Ponorogo, cerita Ki Ageng Mirah, serta tradisi masyarakat sekitar sekolah. Penerapan ini dilakukan melalui pembelajaran kontekstual, media budaya visual, dan kegiatan proyek berbasis budaya lokal. Penerapan nilai-nilai kearifan lokal terbukti memberikan manfaat nyata, di antaranya meningkatkan motivasi belajar siswa, memperkuat keterampilan literasi, menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya daerah, serta mendukung pembentukan karakter siswa. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran Bahasa Indonesia menjadi strategi yang efektif dalam mewujudkan pembelajaran yang bermakna, kontekstual, dan berkarakter. Kata Kunci: Pembelajaran Bahasa Indonesia, Kearifan Lokal, Sekolah Dasar, Budaya Lokal, Kontekstual

Item Type: Thesis/Skripsi/Tugas Akhir (S2)
Kata Kunci: Pembelajaran Bahasa Indonesia, Kearifan Lokal, Sekolah Dasar, Budaya Lokal, Kontekstual
Subjects: L Education > L Education (General)
L Education > LB Theory and practice of education
L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education
Divisions: Fakultas Pascasarjana > Pascasarjana Pendidikan Ilmu Bahasa dan Sastra Indonesia
Depositing User: YUNITA PRAVITASARI YUNITA
Date Deposited: 22 Sep 2025 04:58
Last Modified: 22 Sep 2025 04:58
URI: http://eprint.unipma.ac.id/id/eprint/5019

Actions (login required)

View Item View Item