PERAN E-TILANG DALAM MENGURANGI PELANGGARAN LALU LINTAS: ANALISIS DETERRENCE THEORY DALAM HUKUM PIDANA

Kusuma, Wiga Ardhi (2025) PERAN E-TILANG DALAM MENGURANGI PELANGGARAN LALU LINTAS: ANALISIS DETERRENCE THEORY DALAM HUKUM PIDANA. S1 thesis, Universitas PGRI Madiun.

[img] Text
HALAMAN DEPAN.pdf

Download (2MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (15kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (188kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (202kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (161kB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (252kB) | Request a copy
[img] Text
BAB V.pdf

Download (12kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (166kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini membahas peran E-Tilang dalam mengurangi pelanggaran lalu lintas melalui pendekatan Deterrence Theory dalam hukum pidana. Metode penelitian yuridis normatif, kajian ini bertujuan menganalisis konsep, prinsip, dan pelaksanaan E-Tilang sebagai instrumen hukum berbasis teknologi yang mengedepankan prinsip kecepatan, kepastian, dan keparahan hukuman. Deterrence Theory yang menjadi landasan teoritis, menekankan bahwa individu adalah makhluk rasional yang dapat dicegah dari pelanggaran melalui ancaman hukuman yang tegas dan terukur. Dalam konteks ini, E-Tilang diharapkan memberikan efek jera, baik secara umum melalui visibilitas kamera CCTV dan transparansi sistem, maupun secara khusus melalui sanksi denda, pemblokiran STNK, dan sistem poin pelanggaran (TAR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara yuridis, E-Tilang telah memiliki dasar hukum yang kuat. Namun, pada praktiknya, efektivitas prinsip deterrence masih belum optimal akibat berbagai kendala. Permasalahan yang ditemukan mencakup aspek teknis dan infrastrukt, aspek sosial, serta aspek hukum dan kelembagaan. Inovasi seperti ETLE Face Recognition (FR) menjadi langkah positif dalam memperkuat efek jera khusus dengan mengarahkan hukuman pada pelaku sebenarnya. Penelitian ini menyimpulkan keberhasilan E-Tilang tidak hanya bergantung pada sistem penindakan represif, tetapi juga membutuhkan pendekatan holistik melalui edukasi, sosialisasi, serta penguatan infrastruktur hukum dan teknologi untuk mewujudkan penegakan hukum yang efektif, adil, dan berkelanjutan.

Item Type: Thesis/Skripsi/Tugas Akhir (S1)
Kata Kunci: E-Tilang, pelanggaran lalu lintas, Deterrence Theory, hukum pidana. E-Tilang, pelanggaran lalu lintas, Deterrence Theory, hukum pidana.
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > Hukum
Depositing User: KUSUMA ARDHI WIGA
Date Deposited: 01 Sep 2025 05:57
Last Modified: 01 Sep 2025 05:57
URI: http://eprint.unipma.ac.id/id/eprint/4723

Actions (login required)

View Item View Item