Anggriana, Tyas Martika and Dewi, Noviyanti Kartika and Kadafi, Asroful and Rusmiyati, Rusmiyati (2026) BUKU AJAR KONSELING MULTI PENDEKATAN: Memahami Manusia dan Mewujudkan Well Being. Unipma Press, Universitas PGRI Madiun. ISBN 978-623-8095-68-1
|
Text
Split Naskah Slow Leaners.pdf Download (4MB) |
Abstract
Buku Konseling Multi Pendekatan: Memahami Manusia dan Mewujudkan Well-Being disusun sebagai referensi komprehensif bagi mahasiswa, dosen, konselor, guru BK, serta praktisi layanan psikologis dalam memahami manusia secara utuh dan menerapkan berbagai pendekatan konseling. Buku ini menegaskan bahwa manusia adalah makhluk yang kompleks—dipengaruhi oleh dinamika intrapsikis, pola pikir rasional-irasional, relasi interpersonal, tanggung jawab personal, serta potensi untuk tumbuh menuju kesejahteraan psikologis (psychological well-being). Buku ini diawali dengan Bab I yang membahas keterampilan dasar konseling sebagai fondasi utama dalam proses konseling. Bab ini menguraikan konsep keterampilan konseling dan berbagai teknik dasar yang harus dikuasai konselor, seperti attending, empati, refleksi, bertanya, dan membangun hubungan konseling yang efektif. Keterampilan dasar ini menjadi landasan penting sebelum konselor menerapkan pendekatan atau teknik tertentu. Bab II mengulas Pendekatan dan Teknik Konseling Psikoanalisis, dimulai dari biografi tokoh pendiri hingga konsep-konsep kunci seperti hakikat manusia, struktur kepribadian, dinamika sadar–tak sadar, serta konsep pribadi sehat dan tidak sehat. Bab ini juga menjelaskan proses perubahan perilaku, tujuan konseling, peran konselor, pengalaman konseli, teknik-teknik konseling, serta kelebihan dan keterbatasan pendekatan psikoanalisis dalam praktik konseling. Selanjutnya, Bab III membahas Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) sebagai pendekatan kognitif-behavioral yang menekankan peran pikiran dalam pembentukan emosi dan perilaku. Bab ini menguraikan perkembangan REBT, pandangan tentang manusia dan gangguan emosional, proses berpikir, teori ABC, tujuan konseling, peran konselor, proses konseling, serta teknik-teknik intervensi REBT yang aplikatif dalam membantu konseli mengubah keyakinan irasional menjadi rasional. Bab IV menyajikan Pendekatan Person Centered yang menempatkan konseli sebagai pusat proses konseling. Bab ini menekankan pandangan humanistik tentang manusia, konsep diri, pribadi sehat dan tidak sehat, serta pentingnya sikap konselor seperti empati, penerimaan tanpa syarat (unconditional positive regard), dan keaslian (congruence). Selain itu, dibahas pula proses perubahan perilaku, pengalaman konseli, serta kelebihan dan kelemahan pendekatan ini. Bab V membahas Reality Therapy yang berfokus pada tanggung jawab personal dan pilihan perilaku. Bab ini menguraikan landasan teoritis, pandangan tentang manusia, karakteristik reality therapy, peran terapis, hubungan terapis–klien, sistem WDEP (Wants, Doing, Evaluation, Planning), tahapan konseling, serta teknik-teknik konseling yang menekankan komitmen terhadap perubahan perilaku yang realistis dan bertanggung jawab. Bab VI mengkaji Solution Focused Brief Counseling (SFBC) sebagai pendekatan konseling singkat yang berorientasi pada solusi dan kekuatan konseli. Bab ini membahas biografi tokoh pendiri, landasan teoritis, asumsi dasar, konsep kunci, peran terapis, tahapan konseling, ciri khas proses konseling, serta teknik-teknik seperti miracle question, scaling question, dan exception yang membantu konseli membangun solusi secara cepat dan efektif. Sebagai penutup, Bab VII mengangkat konsep Psychological Well-Being sebagai tujuan akhir dari proses konseling. Bab ini menjelaskan konsep dasar dan dimensi psychological well-being, seperti penerimaan diri, hubungan positif dengan orang lain, otonomi, penguasaan lingkungan, tujuan hidup, dan pertumbuhan pribadi. Bab ini menegaskan bahwa konseling tidak hanya berfokus pada pengentasan masalah, tetapi juga pada pengembangan potensi dan kualitas hidup manusia secara berkelanjutan. Secara keseluruhan, buku ini menghadirkan pemahaman yang sistematis, teoritis, dan praktis mengenai berbagai pendekatan konseling, serta mengintegrasikannya dengan konsep kesejahteraan psikologis. Buku ini diharapkan menjadi panduan yang aplikatif dan reflektif dalam membantu konselor memahami manusia secara holistik dan mewujudkan well-being dalam berbagai konteks layanan konseling.
| Item Type: | Book |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Bimbingan Konseling |
| Depositing User: | Kewirausahaan UNIPMA |
| Date Deposited: | 23 Apr 2026 08:43 |
| Last Modified: | 23 Apr 2026 08:43 |
| URI: | http://eprint.unipma.ac.id/id/eprint/7555 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
