MUBAROKAH, MUSLIMAH (2025) FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI SEDIAAN DEODORANT SPRAY EKSTRAK DAUN BELUNTAS (Pluchea indica L.) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus ATCC 25923. S1 thesis, Universitas PGRI Madiun.
|
Text
HALAMAN DEPAN.pdf Download (14MB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (4MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (160kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (269kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (211kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (544kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (103kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (4MB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (14MB) | Request a copy |
Abstract
Deodorant spray merupakan salah satu bentuk sediaan topikal yang praktis dan higienis, digunakan untuk mengurangi bau badan akibat pertumbuhan bakteri. Daun beluntas (Pluchea indica L.) diketahui memiliki aktivitas antibakteri yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan aktif dalam sediaan deodoran. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan sediaan deodorant spray dengan bahan aktif ekstrak daun beluntas serta mengevaluasi aktivitas antibakterinya terhadap Staphylococcus aureus ATCC 25923. Penelitian ini merupakan penelitian experimental laboratory dengan rancangan true experimental post-test control design. Sediaan diformulasikan dalam tiga variasi konsentrasi ekstrak, yaitu F1 (5%), F2 (10%), dan F3 (15%). Evaluasi meliputi uji aktivitas antibakteri serta pengujian karakteristik fisik sediaan, meliputi pH, viskositas, homogenitas, waktu kering, efek terhadap kain, dan uji organoleptik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua formula memiliki karakteristik fisik yang memenuhi persyaratan sediaan topikal, dengan pH berkisar antara 4,70–5,70, viskositas 1,60–2,70 mPa.s, waktu kering 33,53–38,33 detik, serta tampilan yang homogen dan stabil. Formula F3 (15%) menunjukkan aktivitas antibakteri tertinggi dengan zona hambat rata-rata sebesar 20,28 mm, yang termasuk dalam kategori kuat. Disimpulkan bahwa formula F3 merupakan formula optimal karena memiliki aktivitas antibakteri yang kuat, karakteristik fisik yang baik, serta memberikan efek noda yang minimal terhadap kain. Kata kunci: Pluchea indica L., formulasi sediaan deodorant spray, antibakteri, Staphylococcus aureus ATCC 25923.
| Item Type: | Thesis/Skripsi/Tugas Akhir (S1) |
|---|---|
| Kata Kunci: | Pluchea indica L., deodorant spray formulation, antibacterial, Staphylococcus aureus ATCC 25923, Pluchea indica L.; formulasi sediaan deodorant spray; antibakteri; Staphylococcus aureus ATCC 25923. |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan dan Sains > Farmasi |
| Depositing User: | MUSLIMAH MUBAROKAH MUSLIMAH |
| Date Deposited: | 03 Sep 2025 05:11 |
| Last Modified: | 03 Sep 2025 05:11 |
| URI: | http://eprint.unipma.ac.id/id/eprint/4059 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
